Jumat, 06 Mei 2016

Secure Shell (SSH)


SSH, yang juga disebut sebagai Secure Socket Shell, adalah sebuah Network protokol yang memberikan administrator sebuah secure Bay do mengakses komputer. SSH juga perujuk pada perangkat utiliti yang berimplementasi pada protokol. Secure Shell memberikan keamanan yang kuat dan keamanan enkripsi data komunikasi antara dua komputer yang berkoneksi pada sebuah jaringan yang kurang aman seperti internet. 


SSH kebanyakan digunakan oleh administrasi jaringan untuk mengatur sistem dan applications remotely, memungkinkan mereka untuk log in ke komputer lain di jaringan, menjalankan perintah dan memindah files dari komputer satu ke yang lain.
SSH dapat merujuk pada kedua jaringan kriptografi protokol dan perangkat utiliti yang berimplementasi protokol. SSH menggunakan model Client-server, menghubungkan sebuah secure shell aplikasi Clint, pada akhirnya sesi akan ditampilkan, dengan sebuah SSH server, pada akhirnya sesi akan berjalan
.
Bagian dari Microsoft Windows, software SSH sudah dimasukkan secara default dalam kebanyakan sistem operasi. SSH juga support tunnnelling, forwarding arbitrary TCP Sports dan koneksi X11 ketika transfer Ike dapat dihubungkan menggunakan pengasosiasian secure Ike transfer atau secure dop (SCP) protokol. Sebuah SSH server, secara default, kristen padan TCP Port standar 22.

Perangkat SSH menggabungkan tiga utiliti –slogin, sah dan scp –


Versi pertama SSH muunculpada tahun 1995 yang didesain oleh Tatu Ylönen, seoran peneliti di Helsinki University of Technology yang menemukan SSH Communications Security.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar